“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Sabtu, 28 Desember 2019

Dalil Definisi Ad-Dien (Islam) dengan Lima Rukun secara Terperinci

[Dalil Definisi Ad-Dien (Islam) dengan Lima Rukun secara Terperinci]

Pertanyaa:
Apakah dalil definisi Ad-Dien (Islam) dengan lima rukun secara terperinci?

Jawab:
Sabda Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam- pada hadits pertanyaan Jibril kepada beliau tentang Ad-Dien:
الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله، وتقيم الصلاة، وتؤتي الزكاة،وتصوم رمضان، وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا
"Islam yaitu engkau bersaksu bahwa tiada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Alloh dan Muhammad Rasululloh, engkau menegakkan sholat, mengeluarkan zakat, berpuasa Ramadhan, berhaji ke Baitulloh jika engkau menempuh jalan ke sana".
Dan sabda beliau -shollallohu 'alaihi wa sallam-:
بني الإسلام على خمس
"Islam dibangum di atas 5 perkara...."
Beliau lalu menyebutkannya hanya saja beliau mendahulukan penyebutan haji sebelum puasa Ramadhan.
Keduanya ada di kitab shahihain (Bukhari & Muslim).

****
[الدليل على تعريف الدين بالأركان الخمسة عند التفصيل]
س: ما الدليل على تعريفه بالأركان الخمسة عند التفصيل؟
جـ: قوله صلى الله عليه وسلم في حديث سؤال جبريل إياه عن الدين: «الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله، وتقيم الصلاة، وتؤتي الزكاة،وتصوم رمضان، وتحج البيت إن استطعت إليه سبيلا» (١) وقوله صلى الله عليه وسلم: «بني الإسلام على خمس» (٢) فذكر هذه غير أنه قدم الحج على صوم رمضان وكلاهما في الصحيحين.

مصدر:
200 سؤال والجواب في العقيدة الإسلاميّة
للشيخ العلامة حافظ بن أحمد الحكمي -رحمه الله-

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)