“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Jumat, 25 Desember 2020

Syarat Taubat: Bertekad Untuk Tidak Mengulangi Dosanya


Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahulloh- berkata:
Manusia jika berbuat dosa kemudian bertaubat dengan sungguh-sungguh, lalu dikalahkan oleh nafsunya sehingga berbuat dosa lagi maka taubatnya yang pertama tetap sah. Apabila dia bertaubat lagi maka taubatnya sah, sebab syarat taubat adalah seseorang BERTEKAT UNTUK TIDAK MENGULANGI dosanya dan bukanlah syarat taubat TIDAK MENGULANG dosanya.

Syarah Kitab Tauhid juz 2/500

‏الإنسان إذا فعل الذنب ثم تاب توبة نصوحا ثم غلبته عليه نفسه مرة أخرى فإن توبته الأولى صحيحة فإذا تاب ثانية فتوبته صحيحة لأن من شروط التوبة أن يعزم أن لا يعود وليس من شروط التوبة ان لا يعود.

📖 (شرح كتاب التوحيد ج2 ص500) ‎#ابن_عثيمين

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)