Penulis -hafidzahulloh- berkata:
أركان الإيمان ستة
"Rukun Iman yang Enam"
Sebagaimana dalam hadits Jibril yang dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Muslim bahwasannya Rasululloh -shollallohu 'alaihi wa sallam- tatkala Jibril bertanya tentang iman beliau menjawab:
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
"Engkau beriman kepada Alloh, para malaikatNya, kitab-kitabnya, para utusanNya, hari kiamat, dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk" (HR Bukhari & Muslim)
Penjelasan:
Keimanan kepada Alloh meliputi:
1). Keimanan akan wujud Allah, yang hal itu ditunjukkan oleh:
✔ Fitrah yang selamat.
✔ Ayat-ayat Allah yang kauniyah seperti matahari, bulan, silih bergantinya malam dan siang, penciptaan langit dan yang selainnya.
✔ Akal yang selamat, karena setiap yang baru pastilah ada penciptanya.
2). Iman kepada uluhiyahNya (Alloh satu-satunya Dzat yang berhak diibadahi dengan benar -pent).
3). Iman kepada rububiyahNya ( Alloh satu-satunya Dzat yang menciptakan, menguasai dan mengatur alam semesta -pent)
4). Iman kepada asma dan shifatNya (Alloh memiliki nama-nama yang indah dan shifat-shifat yang tinggi sesuai keagunganNya -pent)
5). Iman terhadap ketinggian DzatNya di atas seluruh makhlukNya.
Note:
Diterjemahkan dari Kitab Tuhfatul Murid syarah Qoulul Mufid oleh Syaikh Nu'man bin Abdul Karim Al Watr -hafidzahulloh- hal 29



0 komentar:
Posting Komentar