“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Selasa, 05 November 2019

Syarah Mandzumah Qawaidul Fiqhiyah - Kaidah Keduapuluhsembilan

Bait 44:
44 - و إن تساوى العملان اجتمعا # وفعل أحدهما فاستمعا
#44 "Jika ada dua amalan yang sama berkumpul maka dikerjakan salah satunya. Maka dengarkanlah..."

Penjelasan:
Apabila bertemu dua amalan yang sejenis dan pelaksanaan keduanya bersesuaian cukup dikerjakan salah satunya dan sudah termasuk amalan yang lain (yang sama). Dan ini berlaku dalam berbagai pemasalahan di antaranya:

Apabila seseorang masuk masjid dan sholat Rawatib dan Tahiyatul masjid dua rekaat maka berniat dengan menggabungkan dua (sholat) sunnah sebagai pengganti dari keduanya. Demikian pula shalat sunnah wudhu jika dia niatkan untuk shalat rawatib. Demikian pula orang yang ber'umrah apabila dia thawaf dengan thawaf umrah sebagai pengganti thawaf qudum. Dan orang yang berhaji Qiran (menggabungkan haji dan umrah) ini mencukupinya untuk ibadah hajinya dan umrahnya thawaf sekali dan sa'i sekali.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)