“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Selasa, 05 November 2019

Syarah Mandzumah Qawaidul Fiqhiyah - Kaidah keduapuluhsatu

Bait 35:
# و مثله المفرد إذ يضاف ، فافهم هديت الرشد ما يضاف
35# "Dan contoh lainnya kata mufrad apabila diidhofahkan. Maka pahamilah semoga Alloh menunjukimu kepada petunjuk".

Yakni bahwasannya kata mufrad (tunggal) yang diidhofahkan maka mencakup keseluruhannya dan mencakup keseluruhan maknanya, sebagaimana firman Alloh -ta'ala-:

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan". (QS Ad-Dhuha: 11)

وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ
"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya". (QS An-nahl: 18)
Ini meliputi seluruh nikmat, baik nikmat Dieniyah maupun Duniawiyah. Dan firmanNya:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya" (QS Al-Isra': 1)

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ
"Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya" (QS Al-Furqan: 1)
Sebagai isyarat bahwa telah ditegakkannya seluruh aktivitas peribadahan.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)