“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Sabtu, 11 Januari 2020

Dalil Syarat Al-Ilmu dari Al-Kitab dan As-Sunnah

Pertanyaan:
Apa dalil syarat Al-ilmu dari Al-Qur'an dan As-Sunnah?

Jawab:
Firman Alloh ta'ala: إِلَّا مَنْ شَهِدَ بِالْحَقِّ "Kecuali orang yang bersaksi dengan kebenaran" (Az-Zukhruf: 86) yakni Lailaha illalloh (tiada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Alloh) {وَهُمْ يَعْلَمُونَ} "Dan mereka mengetahuinya" (QS Al-Baqarah: 75) dengan hati-hati mereka akan maknanya terhadap apa yang diucapkan oleh lisan-lisan mereka. Dan Sabda Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam-:
من مات وهو يعلم أن لا إله إلا الله دخل الجنة
"Barang siapa mati dalam keadaan dia mengetahui bahwa tiada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Alloh maka dia masuk surga" (HR Muslim dalam Al-Iman: 43)


[دليل اشتراط العلم من الكتاب والسنة]
س: ما دليل اشتراط العلم من الكتاب والسنة؟
جـ: قول الله تعالى: {إِلَّا مَنْ شَهِدَ بِالْحَقِّ} [الزخرف: ٨٦] أي بلا إله إلا الله، {وَهُمْ يَعْلَمُونَ} [البقرة: ٧٥] بقلوبهم معنى ما نطقوا به بألسنتهم، وقول النبي صلى الله عليه وسلم: «من مات وهو يعلم أن لا إله إلا الله دخل الجنة (١) » .

(١) رواه مسلم (الإيمان / ٤٣) .

مصدر:
200 سؤال والجواب في العقيدة الإسلاميّة
للشيخ العلامة حافظ بن أحمد الحكمي -رحمه الله-

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)