“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Sabtu, 04 Juli 2020

Peran Orang Tua Sebagai Pendidik



Syaikh Ahmad bin Abdul Karim AlKhudhair berkata:
"Aku mendengar dari Bapakku -Syaikh Abdul Karim Al-Hudhair -hafidzahulloh- di banyak kesempatan di majelisnya mengatakan: Sangat disayangkan sekali kebanyakan orang tua tersibukkan (sehingga lalai) dari mendidik anak-anaknya. Apabila orang tua tidak mengambil peran pendidikan ini maka akan diambil oleh orang lain. Jika kebetulan mendapatkan pendidik yang penuh kasih sayang dan pemberi nasehat yang menuntut tangannya niscaya hal itu menjadi sebab bagi hidayahnya namun jika sebaliknya dia akan diambil oleh orang-orang buruk yang menyesatkannya dari jalan yang lurus".

Ya Alloh, perbikilah anak-anak kami.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)