“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Jumat, 27 Mei 2022

DOSA SYIRIK TIDAK DIAMPUNI JIKA TIDAK BERTAUBAT

Alloh ta'ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ

"Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki" (QS An Nisa: 48 & 116)


Al 'Alamah Muhammad Amaan  Al Jamii rahimahulloh berkata: 

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ

"Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik..." yaitu bagi orang yang mati di atas kesyirikan.  Dan maknanya bukanlah: orang yang berbuat syirik (menyekutukan Allah)  seandainya ia bertaubat dan kembali (ke jalan yang benar), Alloh tidak mengampuninya. Bukan  demikian makna ayat tersebut. Makna ayat adalah: barang siapa yang mati sedangkan dia menjadikan tandingan bagi Allah (mensekutukanNya)  maka Alloh tidak akan mengampuninya, dia masuk neraka kekal selamanya.  


‏وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ

"Dan Dia (Alloh) mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki". Selain dosa syirik terkadang Alloh mengampuninya tanpa (pelakunya) bertaubat; dengan banyaknya amal kebaikan yang mengungguli keburukannya, dengan adanya pemberi syafaat untuknya, dengan musibah-musibah yang menghapusnya dan hal-hal lain yang bisa menggugurkan dosa. 


Ada pun kesyirikan haruslah bertaubat sebelum matinya. Ada pun orang yang mati dengan membawa dosa selain syirik maka urusannya terserah Allah"

Syarah Al Qawaidul Arbaa': 44.



  قَوْلُهُ تَعَالَى : { إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن 

    يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ } 

▪️العلامة محمد أمان الجامي رحمه الله :

     { إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ } : أي لمن مات على الشِّرك، وليس معنى ذلك: أن مَن أشرك بالله لو ‏تابَ وأنابَ أنَّ الله لا يغفر له ، ليس هذا معنى الآية، معنى الآية: مَن مات وهو يدعو من دون الله ندًّا لا يَغفِر الله له؛ فيدخل النار خالدًا مخلَّدًا .

{ وَيَغْفِرْ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ } : ما دون ذلك قد يغفره الله بدون توبة، بأن تكثر حسناته وتغلب على سيِّئاته،‏وبأن يقيِّض له الشُّفعاء، وبأن يكفِّر عنه بالمصائب، وبأشياء كثيرة من المكفرات، أما الشِّرك فلابدَّ من توبة قبل الموت، أما مَن مات على ما دون الشِّرك فأمرُه إلى الله .

📚 شرح القواعد الأربع : (44)

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)