Penulis rahimahulloh berkata:
Allah berfirman:
فَٱبۡتَغُواْ عِندَ ٱللَّهِ ٱلرِّزۡقَ وَٱعۡبُدُوهُ وَٱشۡكُرُواْ لَهُۥٓۖ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ
"... maka mintalah rezeki dari Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan".(QS Al-Ankabut: 17)
Penjelasan:
Allah memerintahkan hambaNya agar meminta rezeki dariNya saja bukan dari selainNya yang tidak mampu memberikan rezeki untuk mereka sedikit pun dari langit maupun dari bumi. Di dahulukan dzarf (عند الله) sebagai ikhtishash (pengkhususan hanya meminta kepada Allah saja).
FirmanNya وَٱعۡبُدُوهُ (sembahlah Dia) adalah athaf umum kepada yang khusus, karena meminta rezeki hanya kepadaNya termasuk ibadah yang diperintahkan.
Al 'Imad bin Katsir berkata: فَٱبۡتَغُواْ maksudnya mintalah عِندَ ٱللَّهِ (di sisi Allah) bukan dari selainNya. Sebab, Dia lah yang memilikinya. Adapun selainNya tidak memiliki sedikit pun dari rezeki itu.
FirmanNya وَٱعۡبُدُوهُ (sembahlah Dia) maknanya yaitu murnikanlah peribadahan hanya untukNya saja yang tiada sekutu bagiNya.
FirmanNya وَٱشۡكُرُواْ لَهُۥٓۖ (bersyukurlah kepadaNya) atas nikmat yang dikaruniakanNya kepadamu.
FirmanNya إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ (hanya kepadaNya kalian dikembalikan) yaitu hari kiamat. Setiap orang akan dibalas sesuai amalannya.
Fathul Majid Syarah Kitabut Tauhid oleh Syaikh Abdurrahman bin Hasan rahimahulloh
Terbitan Muassasah Zaad Hal 180 - 181.



0 komentar:
Posting Komentar