“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Kamis, 14 Maret 2019

At-Tuhfah - Rukun Iman yang Enam (3) Iman kepada Kitab-Kitab Alloh

Sabda Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam-:
"Dan (beriman kepada) kitab-kitabNya".

Dan beriman kepada kitabNya ini terbagi dua:

PERTAMA: Keimanan secara global terhadap kitab-kitab yang telah diturunkan Alloh, baik yang telah disebutkan maupun yang tidak disebutkan. Alloh ta'ala berfirman:

ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ

"Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya." (QS Al-Baqarah: 285).

KEDUA: Keimanan secara terperinci. Hal itu dengan (mengimani) kitab-kitab yang telah Alloh sebutkan seperti Taurot, Injil, Zabur,
Suhuf Ibrahim dan Musa, dan terakhir dan yang paling utama yaitu Al Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad -shollallohu 'alaihi wa sallam-. Dan sesungguhnya kitab-kitab terdahulu tidaklah selamat dari perubahan dan penggantian. Dan Alloh ta'ala menjamin penjagaan terhadap Al Qur'an. Alloh ta'ala berfirman:
(إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ)
"Sesungguhnya kami yang menurunkan Al Qur'an dan kami pula yang akan menjaganya" (QS Al Hijr: 9)

Iman kepada kitab-kitab Alloh mencakup:
Pertama: Sesungguhnya Alloh ta'ala menjelaskan di dalamnya kemaslahatan-kemaslahatan bagi hamba di dunia dan akhirat. Dan itu adalah rahmatNya untuk mereka.
Kedua: Bahwa kitab-kitab itu adalah kalam Alloh yang diturunkan dari sisiNya dan bukan makhluk. Dan yang paling agung adalah Al Qur'an.

Note:
Diterjemahkan dari Kitab Tuhfatul Murid syarah Qoulul Mufid oleh Syaikh Nu'man bin Abdul Karim Al Watr -hafidzahulloh- hal 32

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)