Sabda Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam-:
"Dan (beriman kepada) kitab-kitabNya".
Dan beriman kepada kitabNya ini terbagi dua:
PERTAMA: Keimanan secara global terhadap kitab-kitab yang telah diturunkan Alloh, baik yang telah disebutkan maupun yang tidak disebutkan. Alloh ta'ala berfirman:
ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ
"Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya." (QS Al-Baqarah: 285).
KEDUA: Keimanan secara terperinci. Hal itu dengan (mengimani) kitab-kitab yang telah Alloh sebutkan seperti Taurot, Injil, Zabur,
Suhuf Ibrahim dan Musa, dan terakhir dan yang paling utama yaitu Al Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad -shollallohu 'alaihi wa sallam-. Dan sesungguhnya kitab-kitab terdahulu tidaklah selamat dari perubahan dan penggantian. Dan Alloh ta'ala menjamin penjagaan terhadap Al Qur'an. Alloh ta'ala berfirman:
(إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ)
"Sesungguhnya kami yang menurunkan Al Qur'an dan kami pula yang akan menjaganya" (QS Al Hijr: 9)
Iman kepada kitab-kitab Alloh mencakup:
Pertama: Sesungguhnya Alloh ta'ala menjelaskan di dalamnya kemaslahatan-kemaslahatan bagi hamba di dunia dan akhirat. Dan itu adalah rahmatNya untuk mereka.
Kedua: Bahwa kitab-kitab itu adalah kalam Alloh yang diturunkan dari sisiNya dan bukan makhluk. Dan yang paling agung adalah Al Qur'an.
Note:
Diterjemahkan dari Kitab Tuhfatul Murid syarah Qoulul Mufid oleh Syaikh Nu'man bin Abdul Karim Al Watr -hafidzahulloh- hal 32



0 komentar:
Posting Komentar