“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Selasa, 25 Juni 2019

Hukum Mengkhususkan Puasa pada Hari Jum'at.

Pertanyaan:
Apakah bisa dijelaskan kepada kami apakah boleh bagi kita berpuasa sunnah pada hari Jum'at
Jawaban:

Alhamdulillah,
Telah diriwayatkan dalam Shahihain dari hadits Abu Hurairah -radhiyallohu 'anhu- dia berkata: Saya mendengar Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam- bersabda:
لا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ
"Jangan sekali-kali salah seorang dari kalian berpuasa pada hari Jum'at kecuali berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya" (HR Bukhari: 1849; Muslim: 1929)
Dan Muslim meriwayatkan dalam Sahihnya dari Abu Hurairah -radhiyallohu 'anhu- dari Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam- beliau bersabda:
لا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ إِلا أَنْ يَكُونَ فِي صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ
"Janganlah kalian mengkhususkan malam Jum'at untuk sholat malam dari malam-malam yang ada; dan jangan pula mengkhususkan hari Jum'at dari hari-hari yang ada untuk berpuasa kecuali puasa yang salah seorang diantara kalian biasa berpuasa (yang bertepatan dengan hari Jum'at)". (HR Muslim Kitab Shiyam: 1930)

Dalam Shahih Al-Bukhari:
Dari Juwairiyah binti Harits -radhiyallohu 'anha- bahwa Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam masuk menemuinya pada hari Jum'at dan dia sedang berpuasa. Beliau bertanya: "Apakah kemarin engkau berpuasa?". Dia menjawab: Tidak. Beliau bertanya: "Apakah besok engkau berpuasa?". Dia menjawab: Tidak. Beliau bersabda:"Berbukalah". Hammad bin Al-Ja'd berkata ia mendengar Qatadah berkata: Telah menceritakan kepadaku dari Abu Ayyub bahwa Juwairiyah menceritakan kepadanya maka beliau memerintahkannya dan ia pun berbuka. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam As-Shoum: 1850.

Ibnu Qudamah berkata: "Dimakruhkan mengkhususkan hari Jum'at untuk berpuasa kecuali bertepatan dengan jadwal dia biasa puasa, misal sehari puasa sehari tidak dan bertepatan puasanya pada hari Jumat, dan orang yang kebiasaannya puasa di awal bulan, atau akhir bulan atau pertengahan bulan" (Al-Mughny Juz 3 hal 53).

Imam Nawawi berkata: "Sahabat-sahabat kami (Asy-Syafi'iyyah) memakruhkan hari Jum'at untuk berpuasa. Jika ia meneruskan dari sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya, atau bertepatan dengan kebiasaannya berpuasa dengan puasa nadzar di hari sembuhnya dari sakitnya, atau datangnya Zaid dengan bertepatan hari Jum'at maka tidaklah makruh" (Majmu' Syarh Al-Muhadzab Juz 6 hal 479).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahulloh- berkata: "Sesungguhnya Sunnah telah berlalu dengan kemakruhan mengkhususkan bulan Rajab untuk berpuasa, dan makruh pula mengkhususkan hari Jum'at untuk berpuasa" (Al-Fatawal Kubra Juz 6 hal 180)

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata: "Adapun hari Jum'at maka tidak disunnahkan berpuasa dan dimakruhkan mengkhususkannya berpuasa" (Syarhul Mumti':6/465)

Dikecualikan dari larangan ini orang yang berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya atau bertepatan dengan hari-hari kebiasaan dia berpuasa; seperti orang yang biasa berpuasa ayyamul bidh(3 hari dipertengahan bulan) atau orang yang biasa berpuasa di hari tertentu seperti puasa di hari Arafah yang bertepatan di hari Jum'at, dan diperbolehkan berpuasa bagi orang yang bernadzar pada hari datangnya Zaid misalnya atau pada hari sembuhnya seseorang. Lihat kitab Fathul Bary oleh Ibnu Hajar.
Demikian pula orang yang mengganti puasa bulan Ramadhan: "Boleh bagi seorang Muslim untuk berpuasa pada hari Jum'at sebagai qodha' puasa Ramadhan meski hanya di hari Jum'at" (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah Juz 10/347)
Demikian pula bila bertepatan hari Asyura' atau hari Arafah dengan hari Jum'at maka tidak mengapa ia berpuasa karena niatnya berpuasa Asyura dan Arafah dan bukan berpuasa di hari Jum'at.
Alohu Muwaffiq.

حكم إفراد يوم الجمعة بالصيام
السؤال - 20049
لو سمحت هل تستطيع أن تخبرني هل يجوز لنا نصوم صيام التطوع يوم الجمعة ؟.
نص الجواب
الحمد لله
ثبت في الصحيحين من حديث أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : ( لا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ ) رواه البخاري (1849) ومسلم (1929) ، وروى مسلم في صحيحه عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( لا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ إِلا أَنْ يَكُونَ فِي صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ ) ( الصيام/1930) .

وفي الصحيح عَنْ جُوَيْرِيَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَهِيَ صَائِمَةٌ فَقَالَ أَصُمْتِ أَمْسِ قَالَتْ لا قَالَ تُرِيدِينَ أَنْ تَصُومِي غَدًا قَالَتْ لا قَالَ فَأَفْطِرِي وَقَالَ حَمَّادُ بْنُ الْجَعْدِ سَمِعَ قَتَادَةَ حَدَّثَنِي أَبُو أَيُّوبَ أَنَّ جُوَيْرِيَةَ حَدَّثَتْهُ فَأَمَرَهَا فَأَفْطَرَتْ ) رواه البخاري ( الصوم/1850)

قال ابن قدامة : " يُكْرَهُ إفْرَادُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ بِالصَّوْمِ , إلا أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ صَوْمًا كَانَ يَصُومُهُ , مِثْلُ مَنْ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا فَيُوَافِقُ صَوْمُهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ , وَمَنْ عَادَتُهُ صَوْمُ أَوَّلِ يَوْمٍ مِنْ الشَّهْرِ , أَوْ آخِرِهِ , أَوْ يَوْمِ نِصْفِهِ . المغني ج/3 ص/53

وقال النووي : قَالَ أَصْحَابُنَا ( يعني الشافعية ) : يُكْرَهُ إفْرَادُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ بِالصَّوْمِ فَإِنْ وَصَلَهُ بِصَوْمٍ قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ أَوْ وَافَقَ عَادَةً لَهُ بِأَنْ نَذَرَ صَوْمَ يَوْمِ شِفَاءِ مَرِيضِهِ , أَوْ قُدُومِ زَيْدٍ أَبَدًا , فَوَافَقَ الْجُمُعَةَ لَمْ يُكْرَهْ . المجموع شرح المهذب ج/6 ص/479

قال شيخ الإسلام رحمه الله : إن السنة مضت بكراهة إفراد رجب بالصوم ، وكراهة إفراد يوم الجمعة ..أ.هـ الفتاوى الكبرى ج/6 ص/180

قال الشيخ ابن عثيمين : " وأما الجمعة فلا يُسنّ صوم يومها ، ويُكره أن يفرد صومه " ا.هـ .
انظر الشرح الممتع ج/6 ص/465

ويستثنى من هذا النهي : ِمَنْ صَامَ قَبْله أَوْ بَعْده أَوْ اِتَّفَقَ وُقُوعُهُ فِي أَيَّامٍ لَهُ عَادَةٌ بِصَوْمِهَا كَمَنْ يَصُوم أَيَّام الْبِيضِ أَوْ مَنْ لَهُ عَادَةٌ بِصَوْمِ يَوْمٍ مُعَيَّنٍ كَيَوْمِ عَرَفَةَ فَوَافَقَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ , وَيُؤْخَذُ مِنْهُ جَوَازُ صَوْمِهِ لِمَنْ نَذَرَ يَوْم قُدُوم زَيْدٍ مَثَلًا أَوْ يَوْم شِفَاء فُلَانٍ . انظر كتاب فتح الباري لابن حجر .

وكذلك من عليه صوم قضاء من رمضان ، " فيجوز للمسلم أن يصوم يوم الجمعة قضاء عن يوم رمضان ولو منفرداً " فتوى اللجنة الدائمة ج/10 ص/347

وكذلك لو وافق عاشوراء أو عرفة يوم جمعة ، فيصومه ، لأن نيّته عاشوراء وعرفة وليس الجمعة . والله الموفق .

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)