“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Selasa, 05 November 2019

Syarah Mandzumah Qawaidul Fiqhiyah - penutup

Bait 48 & 49
والحمد لله على التمام # فالبدء والختام والدوام
ثم الصلاة مع سلام شائع # على النبي وصحبه والتابع

#48 "Segala puji bagi Alloh atas kesempurnaan di permulaan dan di penutupan serta terus menerus",
#49 "Kemudian sholawat serta salam senantiasa tercurah kepada nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam- kepada shahabat beliau dan pengikutnya"

Pujian Alloh di permulaan dan penutup seluruh urusan. Dan senantiasa pujian tersebut menjadi sebab bertambahnya anugerah Alloh dan kemurahanNya. Dan pujian Alloh atas berbagai urusan memastikan keberkahannya, bertambah dan berkembangnya; terjaga dari berbagai musibah dan mengharuskan kesempurnaan manfaatnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)