“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Selasa, 05 November 2019

Syarah Mandzumah Qawaidul Fiqhiyah - Kaidah Ketujuhbelas

Bait 31:
ومتلف مؤذيه ليس يضمن بعد الدفاع بالتي هي أحسن

31# "Orang yang merusak sesuatu yang mengganggunya tidaklah menanggungnya setelah dia menolaknya dengan cara yang paling baik"

Penjelasan:
Jika ada yang menyerangnya; baik manusia, hewan atau binatang buruan saat ihram lalu dia merusakannya dalam rangka membela dirinya maka tidak ada tanggungan atasnya, selama dia menolak gangguannya dengan cara yang paling ringan. Namun apabila dia terpaksa (mengambil tindakan) pada binatang buruan sedangkan dia dalam kondisi ihram lalu dia merusaknya karena darurat maka dia harus menanggungnya namun tidak ada dosa atasnya.

Ibnu Rajab berkata dalam Qawaid'nya: Barang siapa yang merusakkan sesuatu karena membela diri dari ganggunannya maka dia tidak menanggungnya, dan jika merusakkannya untuk mencegah gangguannya maka dia menggantinya; dan ini keluar dari pembahasan"; dan beliau menyebutkannya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)