“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Rabu, 11 Maret 2020

Bolehkah Makmum Bershalawat Saat Khotib Khutbah Jum'at?

Al-Imam Al-Muhaddits Syaikh Al-Albany -rahimahulloh- ditanya:

Penanya: Apakah boleh mengamini do'a ketika ketika khotib sedang berkhutbah?

Syaikh: Ini tidak diperbolehkan.

Penanya: Na'am. Dan sholawat kepada Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam?

Syaikh: Tidak boleh. Tidak boleh baca sholawat, tidak boleh bicara, dan tidak boleh baca sholawat kepada Nabi. Berdasarkan sabda Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam-:
إذا قلت لصاحبك يوم الجمعة والإمام يخطب أنصت فقد لغوت
"Apabila engkau berkata kepada temanmu pada hari jumat ketika khotib sedang berkhutbah: "diamlah" maka engkau telah sia-sia (dengan sholat Jumatmu)".

Penanya: Apakah ternasuk juga do'a?Syaikh: Semuanya...Al-Imam Al-Albany -rahimahulloh-.

Sumber: Al-Huda wan Nur (262).

Syaikh Muqbil bin Hady Al-Wadi'i -rahimahulloh-
Penanya:Apakah boleh bagi orang yang menghadiri Jum'atan bersholawat kepada Nabi?

Jawab:
Ini adalah masalah yang menjadi ikhtilaf di kalangan ulama mutaqadimun.

Di antara mereka berpendapat bolehnya berdasarkan hadits: "Bakhil adalah orang yang aku disebutkan di sisinya namun tidak bersholawat kepadaku". Dan hadits:"Celakalah seseorang yang aku disebutkan di sisinya namun tidak bersholawat kepadaku".

Dan diantara mereka ada yang berpendapat tidak bolehnya hal tersebut berdasarkan hadits: Barang siapa berbicara saat imam berkhotbah maka tidak ada sholat jum'at baginya.
Dan pendapat terakhir ini yang benar -in sya Alloh-.
Oleh karenanya tidak boleh berbicara sesuatu pun, hendaklah mendengarkan dan diam.
Penanya: Apakah bersholawat secara sirr dalam hatinya kepada Nabi -shollallohu 'alaihi wa sallam?
Syaikh: Yang utama adalah mendengarkan khotbah dan diam.

Sumber: Kitab Rihlatul Akhirah: 153.

سئل الامام المحدث الشيخ الالباني رحمه الله 

السائل : هل يجوز التأمين عند الدعاء والخطيب يخطب؟

الشيخ : هذا لا يجوز .

السائل : نعم...
والصلاة على النبي - صلى الله عليه وسلم - .
الشيخ : لا يجوز لا صلاة ولا كلام ولا صلاة على الرسول

لقول النبي صلى الله عليه وسلم":
( إذا قلت لصاحبك يوم الجمعة والإمام يخطب أنصت فقد لغوت ) .
السائل : ويدخل فيها الدعاء؟
الشيخ : كل شيء .

[الامام الالباني رحمه الله]
المصــدر : الهدى والنور (262)]

الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله
- هل يجوز لمن حضر الجمعة ان يصلي على النبي ؟

- الجواب المسألة اختلف فيها العلماء المتقدمون
فمنهم من قال : يجوز لحديث : البخيل من ذُكرت عنده فلم يصلِّ علي ولحديث : رغم أنف امرئٍ ذُكِرت عنده فلم يصلِّ علي

ومنهم من لا يجيز ذلك لحديث : " من تكلم والإمام يخطب فلا جمعة له " .
والراي الأخير هو الصحيح إن شاء الله

لذا فإنه لا يجوز أن يتكلم بشئ فيسمع وينصت

السائل : وهل يصلي في نفسه سراً على النبي - صلى الله عليه وعلى آله وسلم -
الشيخ : الأولى أن يستمع للخطبة وينصت .

【كتاب : ( الرحلة الأخيرة صـ 153】
ــــــ ✵✵ ــــــ ✵✵ــــــ

 أُنشرُوهَا فَنشّرُ العِلمِ مِنْ أَعْظَمِ القُرُبَات

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)