“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Jumat, 06 November 2020

Pembagian Penunjukkan Asmaul Husna Berdasarkan Kandungannya


Pertanyaan:
Ada berapa macam penunjukkan asmaul husna berdasarkan kandungannya?

Jawab:
Ada empat macam:

PERTAMA: isim alam (nama) yang mencakup seluruh makna-makna asmaul husna yaitu Alloh. Oleh karenanya seluruh asmaul menjadi sifat bagiNya, sebagaimana firman Alloh -ta'ala-:
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ
"Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa" (QS Al-Hasyr: 24) 
Dan yang semacamnya. Dan isim Alloh sama sekali tidak pernah menjadi tabi'(mengikuti) kepada asma selainnya.

KEDUA: asma yang menjadi sifat Dzat Alloh -'azza wa jalla- . Seperti nama Alloh -ta'ala- As-Samii' (Yang Maha Mendengar) yang mengandung pendengaranNya yang melingkupi seluruh suara, baik yang tersembunyi ataupun yang terang terangan. Dan namanya Al-Bashiir (Yang Maha Melihat) yang mengandung penglihatanNya yang melingkupi seluruh yang kelihatan baik yang samar maupun yang jelas. Dan namaNya Al-Aliim(Yang Maha Mengetahui) yang mengandung ilmuNya yang meliputi (segala sesuatu) yang: 
لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْبَرُ
"Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat zarrah baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil dari itu atau yang lebih besar" (QS Saba' : 3)

Dan namaNya Al-Qadiir(Yang Maha Kuasa) yang mengandung kuasaNya atas segala sesuatu baik dalam mengadakan atau pun meniadakan sesuatu.

KETIGA: yaitu nama yang mengandung sifat fi'liyah (perbuatan) Alloh seperti Al-Khaliq (Yang Menciptakan), Ar-Raaziq (Yang Memberi Rezeki), Al-Barii(Yang Mengadakan), Al-Mushowwir (Yang Membentuk Rupa) dan yang selainnya.

KEEMPAT: nama yang mengandung pensucian Alloh -ta'ala- dari seluruh sifat-sifat kekurangan seperti Al-Qudus As-Salam(Yang Maha Suci dan Maha Sejahtera)







[أقسام دلالة الأسماء الحسنى من جهة التضمن]
س: على كم قسم دلالة الأسماء الحسنى من جهة التضمن؟
جـ: هي على أربعة أقسام، الأول: الاسم العلم المتضمن لجميع معاني الأسماء الحسنى وهو الله، ولهذا تأتي الأسماء جميعها صفات له كقوله تعالى: {هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ} [الحشر: ٢٤] ونحو ذلك، ولم يأت هو قط تابعا لغيره من الأسماء.
الثاني: ما يتضمن صفة ذات الله عز وجل كاسمه تعالى السميع المتضمن سمعه، الواسع جميع الأصوات، سواء عنده سرها وعلانيتها، واسمه البصير المتضمن بصره النافذ في جميع المبصرات سواء دقيقها وجليلها، واسمه العليم المتضمن علمه المحيط الذي {لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْبَرُ} [سبأ: ٣] واسمه القدير المتضمن قدرته على كل شيء إيجادا وإعداما، وغير ذلك. 
الثالث: ما يتضمن صفة فعل الله كالخالق الرازق البارئ المصور وغير ذلك. الرابع: ما يتضمن تنزهه تعالى وتقدسه عن جميع النقائص كالقدوس السلام.

مصدر:
200 سؤال والجواب في العقيدة الإسلاميّة
للشيخ العلامة حافظ بن أحمد الحكمي -رحمه الله-

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)