“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Rabu, 26 Oktober 2022

Syarah Ushul Tsalatsah: Macam macam Pengetahuan


Syarah Ushul Tsalaatsah Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahulloh hal 4.

Perkataan penulis:
اعلم - رحمك الله - يجب علينا تعلم أربع مسائل
"Ketahuilah - semoga Allah merahmatimu - , wajib bagi kita untuk mempelajari empat hal".

Penjelasan perkataan penulis. 
(اعلم)
"Ketahuilah".
Ilmu yaitu pengetahuan tentang sesuatu sesuai dengan kenyataannya yang pasti. 
Pengetahuan tentang sesuatu ini ada enam tingkatan: 
Pertama: Ilmu, yaitu pengetahuan tentang sesuatu sesuai dengan kenyataannya yang pasti. 
Kedua: Al Jahlul Basit, yaitu sama sekali tidak mengetahui. 
Ketiga: Al Jahlul Murakkab, yaitu pengetahuan tentang sesuatu yang berbeda dengan kenyataan.
Keempat: Al Wahmu, yaitu pengetahuan tentang sesuatu yang berlawanan dengan yang rajih (yang diunggulkan).
Kelima: Asy Syakk, yaitu pengetahuan tentang sesuatu dengan kemungkinan sama antara yang rajih dan marjuh. 
Keenam: Adz Dzaan,  yaitu pengetahuan tentang sesuatu yang berlawanan dengan yang marjuh.

Ilmu ada dua macam: Dhoruri (tanpa perlu pembuktian) dan Nadzori (dengan pembuktian).
Dharuri yaitu pengetahuan tentang sesuatu secara pasti tanpa perlu penelitian dan pembuktian. Misalnya pengetahuan bahwa api itu panas.
Kedua Nadzari yaitu ilmu yang butuh penelitian dan pembuktian. Contohnya, ilmu tentang wajibnya niat ketika wudhu.

Perkataan penulis:
رحمك الله
Semoga Allah mencurahkan rahmatNya kepadamu sehingga engkau memperoleh apa yang kau inginkan dan selamat dari perkara yang membahayakanmu. Sehingga maknanya, semoga Allah mengampuni dosa dosamu yang telah lalu dan menolongmu serta menjagamu  dari perbuatan dosa di masa yang akan datang.
Ini makna Rahmat jika bersendirian namun jika disandingkan dengan maghfirah (ampunan) maka maghfirah adalah ampunan terhadap dosa-dosa yang telah lalu dan rahmat adalah bimbingan kepada kebaikan dan selamat dari perbuatan dosa di masa yang akan datang. Doa penulis ini -semoga Allah ta'ala merahmatinya- menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya kepada pembaca serta mengharapkan kebaikan untuknya.

Ucapan beliau "Empat permasalahan".
Ini adalah permasalahan yang disebutkan penulis  -rahimahullah- yang mencakup urusan agama secara keseluruhan yang layak mendapat perhatian karena besar manfaatnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)