اعلمْ هُديتَ أنّ أفضلَ الْمِنَنْ *** علمٌ يُزيلُ الشكَّ عنك والدَّرَنْ
ويَكشِفُ الحقَّ لذي القلوبِ *** ويُوصِلُ العبدَ إلى المطلوبِ
#5 Ketahuilah -semoga Alloh memberimu petunjuk- bahwa sebaik-baik anugerah adalah ilmu yang menghilangkan keraguan dan keburukan darimu.
#6 Dan membuka kebenaran bagi orang yang memiliki hati dan mengantarkan hamba kepada sesuatu yang dicari.
Penjelasan:
Maksudnya bahwa anugerah dari Alloh kepada para hambanya sangatlah banyak dan pemberian Alloh yang paling utama adalah ilmu yang bermanfaat.
Dan tanda ilmu yang bermanfaat sebagaimana yang aku sebutkan dalam syair: Ilmu itu menghilangkan dua hal dari hati yaitu syubhat dan syahwat.
Syubhat melahirkan keraguan; sedangkan syahwat mewariskan keburukan dan kerasnya hati yang menghalangi diri dari ketaatan-ketaatan.
Adapun ilmu yang bermanfaat akan menghilangkan dua penyakit berat ini dan memberikan untuk hamba penggantinya berupa dua hal, yaitu: keyakinan yang menjadi kebalikan dari keraguan, dan keimanan yang yang sempurna yang mengantarkan seorang hamba kepada semua yang dicari, yang membuahkan amal-amal shalih, yang ini adalah kebalikan dari syahwat. Tatkala bertambah ilmu yang bermanfaat pada seorang hamba maka akan diperolehnya sempurnanya keyakinan dan sempurnanya keinginan. Dan tidak akan sempurna kebahagiaan seorang hamba kecuali dengan terkumpulnya dua hal ini. Dan dengan keduanya pula diperoleh kepemimpinan dalam agama. Alloh ta'ala berfirman:
وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ
"Dan kami jadikan di antara mereka para imam (pemimpin) yang memberi petunjuk dengan perintah kami tatkala mere sabar dan mereka yakin dengan ayat-ayat kami" (QS As-Sajdah: 24)
Dan derajad yaqin ada tiga: tiap masing-masingnya berbeda tingkatan dengan lainnya, yaitu ilmul yaqin, 'ainul yakin dan haqqul yakin.
Ilmu yaqin: sebagaimana ilmu kita sekarang tentang surga dan neraka.
ainul yaqin: apabila manusia mendatanginya nanti pada hari kiamat:
وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ * وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
"dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa, dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",(QS As-Syu'ara: 90-91) ;mereka menyaksikannya sebelum memasukinya.
Haqqul yaqin: Apabila mereka memasukinya.
Kesimpulannya bahwa ilmu adalah pohon yang membuahkan setiap ucapan yang baik dan amalan sholih. Adapun kebodohan adalah pohon yang membuahkan setiap ucapan dan amalan yang buruk. Tatkala ilmu memiliki kedudukan yang demikian maka selayaknya bagi seseorang untuk mencurahkan semangatnya dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya dan senantiasa memohon pertolongan kepada Alloh (untuk mendapatkannya), dan memulai dari penting sampai yang paling penting.
Dan dari yang terpenting adalah mengetahui ushul-ushul(dasar-dasar)nya dan kaidah-kaidahnya yang permasalahan-permasalahan merujuk kepadanya. Oleh karenanya kami katakan:
===================
Bait 7, 8, 9 dan 10:
فاحرِصْ على فهمِكَ للقواعدِ *** جامعةِ المسائلِ الشَّواردِ
لتَرْتَقِي في العلم خيرَ مُرتَقَى *** وتَقْتَفِي سُبلَ الذي قد وُفِّقَا
وهذه قواعدٌ نَظَمْتُها *** مِنْ كُتْبِ أهل العلم قد حَصَّلْتُها
جزاهم المولى عظيمَ الأجرِ *** والعفوَ مَعْ غُفرانِه وَالْبِرِّ
#7 Maka bersungguh-sungguhlah dalam memahami kaidah-kaidah (fiqih) # yang mengumpulkan masalah-masalah yang berserakan
#8 Agar engkau bisa menapaki ilmu dengan sebaik-baiknya # dan engkau mengikuti jalan-jalan orang yang benar
#9 Ini adalah kaidah-kaidah yang telah aku susun # dari kitab-kitab ahli ilmu aku mengumpulkannya
#10 Semoga Alloh Maha Penolong memberi balasan dengan pahala yang besar # serta memberikan maaf dan ampunanNya juga kebaikanNya
Demikian ini karena memahami kaidah-kaidah (fiqih) termasuk sebab terkuat untuk mempermudah(mempelajari) ilmu, memahaminya dan menghafalnya karena (kaidah fiqih) mengumpulkan masalah-masalah yang bercabang-cabang dengan ucapan yang ringkas.








